Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Di Ujung Petang, di Ambang Remang; Masih Ada Banyak Siang

Petang seperti makin tak sabar menjemput senja.  Angka lilin tak mau kalah  dengan helai putih di kepala.   Haruskah aku terus duduk mencangkung dengan linglung hingga senja ditalak sang malam lalu semua waktuku tenggelam? Ada yang harus dieksekusi. Ada yang harus diputus sampai di sini : Kepasrahan bodoh pada yang-selama-ini-kukira-takdir. Sebab, ada yang harus dimulai lagi. Ada jalan terang menuju pintu di depan sana  yang sebetulnya sudah lama terbuka lebar. Sayang saja, selama ini aku tak mencoba menembus  rintang belukar, selalu merasa jalan itu terlalu terjal. Padahal, malam belum bakal mengambil ajal. Pagi demi pagi masih 'kan selalu hadirkan mentari,  yang kian siang 'kan transformasikan senyum kecilnya  dengan sinar nan garang ...  dan aku akan terpanggang  pesona:  betapa dahsyat karunia Sang Maha! 14.03.25_vbvs