SEBUAH KESAKSIAN
Tuhan Maha Penyembuh! Tuhan selalu bisa. Tuhan selalu punya rencana. Kamis malam, 12 Maret, kemarin, aku mampir ke Gedung Hati Kudus Yesus, gedung paroki tempatku melayani, dengan tujuan satu: mengambil 'earphone' yang ketinggalan di meja sekber (sekretariat bersama, tempat 'kerja' para seksi). Itu mau kuberikan ke anakku. Takut keburu hilang. Habis itu mau langsung pulang lagi. Tapi, sebelum kaki ini benar-benar menginjak pelataran gedung, hujan mulai turun. Terpaksa aku melangkah dengan agak berlari. Sampai di lantai 2, hujan mulai deras. Selagi aku masuk toilet, dari Ruang Markus-Petrus bergema nyanyian pujian. Ada PDPKK, rupanya. Ketika melewatinya kutengok, tidak terlalu penuh yang hadir. Hatiku terketuk-ketuk: ah, pengin masuk! Sepertinya aku sungguh butuh siraman rohani, nyanyi-nyanyi dalam persekutuan begitu; apalagi saat hati sedang rusuh kayak gini. Tak cukup ibadah di kantor hari Rabu yang cuma 'nyanyikan beberapa lagu. Setelah masukkan 'earp...