INSECURED MIRROR - EPILOGUE
“JU, tolong aku! Feus neror aku lagi. Sepertinya dia serius. Dia akan menculik anak-anakku dan akan membunuh aku dan Daza juga, Ju!” “Hei, hei. Kenapa kamu jadi manja begitu, sih? Kamu nggak punya alasan untuk takut menghadapi dia. Kamu pasti bisa mengatasinya, Sa.” “Tapi, gimana kalau dia beneran nekat?” “Sa, coba camkan ini. Sebenarnya kita semua sama, Sa. Kamu, aku, Netta..., dulu kita sama-sama punya masalah dalam kontrol diri, dalam mengendalikan emosi. Bedanya, kamu selalu lebih beruntung. Dari awal kamu lebih punya pertahanan diri yang kuat. Kamu mampu menyembunyikan kelemahanmu dengan baik. Kamu juga tahu persis apa-siapa yang kamu butuhkan, yang mampu menjaga kamu tetap berada dalam zona normal....” “Ya. Daza. Dialah penyembuhku, penjagaku, penormalku. Sejak pertama mengenal dia, aku sudah tahu, dialah yang mampu membuatku utuh.” “Nah, itu. Sayangnya, kami tidak seberuntung kamu. Aku dan Netta perlu dihantam oleh kejadian besar dulu untuk mampu becermin baik-b...